Cerita di Halte TransJakarta

Karena sejak turun dari bus Transjakarta gue langsung menatap layar ponsel untuk pesan GrabCar, jadilah gue enggak ngeh ada yang udah ngeliatin dari jauh. Cuma merasa, “kayak ada yang manggil-manggil nama gue”.

Setelah nampaknya suara itu semakin deket, gue angkat kepala. Eh bener lho, ketemu sama Bang Dian dan Mbak Eva. Yang manggil-manggil tadi itu berarti suara Bang Dian.

“Kandi, Kandi, Kandi, ketemu di sini,” kata Bang Dian, kami berjabat tangan.

“Aaaakkk Bang Dian! Baru pulang?” Terus lanjut salaman sama Mbak Eva. Gue sumringah banget ketemu mereka berdua.

“Iya nih baru pulang. Kandi dari mana?”

Ceritalah bahwa gue dari kantor yang letaknya di Mampang.

Sumber: ipetdvrlistscom

Sumber: ipetdvrlistscom

“Oh di Mampang ya, di mananya sih? Terus ini mau ke mana?” Bang Dian lagi. Mbak Eva nyimak sambil senyum-senyum.

“Mau ke Cikini, Bang.”

“Oh, kok turun di sini? Kelewatan ya?” Posisi kami di Halte Transjakarta Setiabudi Utara Aini.

“Berarti Kandi emang mau ketemu kita nih, makanya turun di sini,” Mbak Eva yang jawab.

Lantas kami bertiga ketawa.

Serius asli, padahal enggak setiap waktu ngobrol sama mereka dan termasuk baru kenal juga. Tapi entah kenapa beneran seneng banget gue ketemu sama dua orang keren ini.

“Bang Dian sama Mbak Eva naik dari sini, berarti kantornya di Merah Putih ya?”

Mereka bilang iya. Dan satu nama lain yang gue tanya, iya berkantor di gedung yang sama.

Yang gue pikirin sekarang, semoga kerjaan gue enggak mengecewakan setelah respons positif yang udah mereka kasih selama ini. Mbak Eva bahkan mau ngeladenin pertanyaan-pertanyaan konyol gue Rabu malem kemarin.

Bang Dian juga enggak kalah baiknya. Segala yang gue perlu dibantuin, bahkan tanpa diminta. Alamak! Malulah gue kalau mengecewakan :(

Sabtu, 3 September 2016
jam 02.32 WIB

Kokok suara ayam mengingatkan saya tentang DEADLINE!

Shares 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *