Kamu Boleh

ADA yang pernah bilang,
setiap kita butuh waktu seumur hidup untuk
mengenal satu sama lain dengan pasti
Tapi kalau boleh aku ingin mengenalmu lebih cepat

Aku ingin tahu apa yang terjadi denganmu setiap waktu
Apa yang kamu rasa,
pikirkan,
dan inginkan

Kamu boleh kesal dan marah
Lalu kamu akan mendapatiku mengangguk mendengarkan
Kamu boleh sebal dan kecewa
Dan kamu juga akan melihatku diam memahami

Kalau kamu mebungkus marahmu
dengan volume sedang di telepon
Aku tidak pernah akan tahu
Kalau kamu bernada biasa saat kita bercakap jarak jauh
Aku akan berpikir kita baik-baik saja

Aku akan tahu kamu marah
kesal
kecewa
suka
sayang
bahkan cinta
Ketika melihat ke dalam matamu
Membaca gerak tubuhmu
Mengintip bahasa tubuhmu

Aku akan berusaha peka
Tapi aku tak bisa memastikannya tanpa mimik wajahmu
Karena aku bisa membaca perasaanmu lewat matamu
Seperti yang akhirnya kamu bilang
“Mata tidak pernah bohong.
Mata akan membuat kita tahu
dan percaya bahwa ada cinta di hati kita.”

Aku juga ingin kita mengingat hal yang mendekatkan
Bukan yang menjauhkan
Aku ingin kita melangkah bersama
Di setiap perbedaan apapun yang kita temukan
Karena mungkin kita seperti ucapan seorang kawan lama,
Soe Hok-gie
“Kita begitu berbeda dalam semua, kecuali dalam cinta”

Shares 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *