Tidak Pernah Habis

AKU ingin bilang, aku tidak ingin apapun kecuali tetap bersama kamu hari ini dan selamanya. Aku tidak tahu bagaimana kamu melakukannya, tapi aku menikmati setiap detiknya. Kamu tahu, aku bisa sangat sedih ketika kamu sedih. Dan entah bagaimana akan merasa begitu bahagia ketika kamu merasakan kebahagiaan itu.

Mungkin kamu tidak pernah tahu dan tidak pernah sadar apa yang telah kamu berikan padaku sehingga aku merasa begitu beruntung mendapati kamu menemani hari-hariku. Tapi itu yang terjadi. Kamu memberikan semuanya, semua yang kamu miliki untukku. Kamu begitu lembut, begitu baik, sangat tulus. Kamu tidak pernah menyakitiku dan selalu memaafkanku. Kamu tidak tertarik mencampuri urusan orang lain, kamu begitu menyayangi ibumu, kamu sangat sopan dan menghargaiku. Kamu tidak pernah menuntut, kamu memberikan yang terbaik, kamu sangat sederhana, dan kamu sangat memerhatikanku.

Ucapan terima kasihku sebanyak apapun tak pernah cukup untuk membalas semua perhatian dan kesederhanaan itu. Tapi aku akan memberikan semua yang kamu berikan kepadaku agar kita menjadi seimbang. Bukan, bukan hanya karena aku mencintai kamu. Tapi juga karena aku bangga memiliki seseorang seperti kamu. Yang mau berusaha keras, yang mau belajar tekun dan giat, yang tak pernah mengeluh, yang tidak pernah lelah, yang begitu sederhana tetapi sangat luar biasa. Kamu melakukan hal luar biasa pelan-pelan dan tanpa suara. Tak perlu diketahui orang lain tapi kamu sedang menyelesaikannya satu per satu.

Kamu tahu, hanya orang luar biasa yang bisa aku dengarkan ucapannya, yang aku dengarkan nasihatnya, yang aku ikuti perkataan dan tindakannya. Kalau kamu belajar banyak dari aku, aku pun sedang melakukan hal yang sama tanpa kamu sadari. Aku belajar cara menjadi sederhana dan menjadi lebih baik, dari kamu. Dan kita akan selalu belajar bersama untuk apa yang kita jalani hari ini dan selamanya.

*Kamu harus tahu bahwa rasaku tidak pernah habis dan tidak akan berakhir.

**Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

**Sapardi Djoko Damono dalam Aku Ingin

Shares 0

One response

  1. ku ingin kau tahu takkan ada habisnya… Ku masih miliki cinta melebihi yang kau kira… Ku ingin kau tahu kau tetap dihatiku. Ada yang harus kau mengerti, kau takkan ada gantinya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *