Menikmati Diam

SIANG baru saja beranjak
Waktu bergeser mendekati senja yang anggun
Aku duduk di bibir dipan
Tertegun!

Aku sekali lagi tak punya kata
dan hampir kehabisan suara
Terlalu terperangah
tapi juga berbunga
Apa yang harus aku katakan kalau kamu jadi aku?

Saat itu rasanya ingin aku berjingkrak
juga berteriak
Bila perlu menari tiada henti
tanpa ingin mengucap sepatah kata pun

Angin dingin memukul-mukul ragaku
Sementara kehangatan sibuk menjalari hati dan jiwaku
Aku hanya ingin menikmati diamku
Mensyukuri arti keberadaanmu untukku

*17 January 2012, menjelang sore dipenuhi kabut

Shares 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *