Saatnya Mengkhayal

Kebiasaan buruk menjelang akhir tahun lagi-lagi muncul di benak saya. Mengkhayal yang keren-keren tentang melanjutkan sekolah, punya bisnis sendiri, enggak kerja lagi sama perusahaan orang lain, hingga menikmati akhir pekan yang tentram di rumah. Soal melanjutkan studi, saya yang pernah menyia-nyiakan kesempatan emas—yang pasti enggak bakal datang dua kali—ini mulai lagi belagak antusias sama Belanda […]

Shares 0

Continue reading →

Cerita di Halte TransJakarta

Sumber: ipetdvrlistscom

Karena sejak turun dari bus Transjakarta gue langsung menatap layar ponsel untuk pesan GrabCar, jadilah gue enggak ngeh ada yang udah ngeliatin dari jauh. Cuma merasa, “kayak ada yang manggil-manggil nama gue”. Setelah nampaknya suara itu semakin deket, gue angkat kepala. Eh bener lho, ketemu sama Bang Dian dan Mbak Eva. Yang manggil-manggil tadi itu […]

Shares 0

Continue reading →

Duduk Paling Depan

Sumber: Pinterest

Saya sudah mulai les. Lagi. Les terakhir sebenarnya April 2016 di salah satu lembaga yang tak perlu saya sebutkan namanya. Tapi karena pengajarnya lebih sering bicara bahasa Indonesia—padahal saya les persiapan TOEFL—jadilah saya cuma sekali datang. Padahal saya sudah bayar lunas sampai tiga bulan ke depan. Buang-buang duit banget. Tapi apa mau dikata? Dari pada […]

Shares 0

Continue reading →

Merayakan Ulang Tahun John Grisham

BELAKANGAN saya resah ketika melirik profil sejumlah penulis favorit. Menghitung mundur lantas menjadi kebiasaan saya hari-hari ini, terutama setelah usia saya melewati angka 30, tahun lalu. Puncaknya adalah setelah tak sengaja menemukan koran sehari setelah terbit yang menarik minat saya, 10 September 2015. Saya masih ingat persis tanggalnya karena artikel itu saya potret dengan ponsel mahal […]

Shares 0

Continue reading →

Setumpuk Cerita Sang Sopir Taksi

Foto: Ilustrasi lalu lintas di Jakarta. (kandi)

Jam 5 pagi aku meninggalkan rumah hari itu, akhir Mei 2015, bertolak ke bandara menuju Medan, Sumatera Utara. Sopir taksi yang aku tumpangi sangat ramah dan sepertinya punya setumpuk cerita untuk dituturkan kepadaku. Sambil terkantuk-kantuk, sesekali aku menimpali ceritanya hanya dengan sekadar “Oh” atau “Iya” dan lebih banyak tertawa. Untuk mengimbangi percakapan, aku bertanya iseng […]

Shares 0

Continue reading →