Menyisakan Tawa

Jembatan transit terpanjang itu tidak ada artinya pagi itu karena yang aku tunggu baru saja bangun. Jadi aku menyusurinya pelan-pelan ditemani hentakan musik di headphone, sambil tersenyum yang akan membuat dia kesal tentu saja. Padahal tujuan perjalanan kami Sabtu pagi itu tidak terlalu menyenangkan buatku, dia pun bingung dengan apa yang akan aku lakukan di […]

0 Shares

Continue reading →

Menjelang Pagi

Tersentak aku membaca sebuah pesan elektronik Dan tak membutuhkan waktu lama untuk meraskan aura perpisahan Dalam waktu cepat dan tanpa permisi Semua rasa takut akan kehilangan menghujani hati dan pikirku.. Lalu aku merasakan pelan-pelan tentang yang kami lakukan bersama Kekhawatiran berjauhan makin kentara hingga memaksaku menyapanya Lantas terjadilah percakapan itu, menjelang pagi…

0 Shares

Continue reading →

Jalan Aspal

TIBA di rumah setelah jam 11 malam. Bus TransJakarta yang aku tumpangi tidak berhenti di Stasiun Cawang dan pintu otomatisnya baru terbuka setelah sampai di halte berikutnya. Fakta itu membuat jarakku dengan rumah bertambah panjang. Aku hampir tidak pernah pulang naik ojeg kecuali dalam kondisi sangat terpaksa. Iya, aku pejalan kaki tulen! Di jembatan penyeberangan […]

0 Shares

Continue reading →

Belajar pada November

AKU berada dalam jarak lebih 54 kilometer dari Jakarta malam tadi Udara di kota ini terlalu angkuh dan beku Jalan yang ku lewati dengan roda dua bersama dua orang teman belum cukup terjal untuk mengalihkan pikiranku Tadinya aku kira semalam akan berakhir biasa dengan rasa yang sama seperti kemarin: ada tawa, riang, dan menyenangkan Tapi […]

0 Shares

Continue reading →

A Single Picture

KALAU aku bilang aku kehabisan diksi untuk mengganti kata terima kasih Apakah dia percaya? Karena aku sudah benar-benar kehabisan kosakata Kalau aku katakan, aku tak butuh gambar-gambar tak perlu sebuah foto untuk mengingat perjalanan ini Apakah dia percaya? Karena aku memang tak membutuhkan itu untuk mengenang setiap perjalanan sederhana ini

0 Shares

Continue reading →

Ketan Susu, Kemayoran

AKU tak pernah hapal jalan menuju rumahnya (dan aku menyesali fakta ini). Karena jika aku ke sana, selalu dijemput dan pulang diantar. Hingga hari ini pun, ada orang lain yang menggantikan dia menjemputku jika aku ke rumahnya, entah tunangannya atau temanku yang seorang lagi. Malam itu pun, secara kebetulan, kami punya waktu untuk bertandang ke […]

0 Shares

Continue reading →