Merayakan Ulang Tahun John Grisham

BELAKANGAN saya resah ketika melirik profil sejumlah penulis favorit. Menghitung mundur lantas menjadi kebiasaan saya hari-hari ini, terutama setelah usia saya melewati angka 30, tahun lalu. Puncaknya adalah setelah tak sengaja menemukan koran sehari setelah terbit yang menarik minat saya, 10 September 2015. Saya masih ingat persis tanggalnya karena artikel itu saya potret dengan ponsel mahal […]

0 Shares

Continue reading →

Sebuah Memoar untuk Mas Kelmi

Aku ada di atas motor ketika sore mulai menyapa. Kendaraan roda dua yang dikendarai suamiku memasuki kawasan Margonda diiringi senja yang hari ini nampak begitu muram. Kemuraman yang sama seperti dirasakan keluarga dan rekan Mas Kelmi. Helmi Firdaus nama lengkapnya. Komunikasi yang aku jalin kembali dengan Mas Kelmi, sejak kenal 10 Agustus 2007, adalah ketika […]

0 Shares

Continue reading →

Setumpuk Cerita Sang Sopir Taksi

Foto: Ilustrasi lalu lintas di Jakarta. (kandi)

Jam 5 pagi aku meninggalkan rumah hari itu, akhir Mei 2015, bertolak ke bandara menuju Medan, Sumatera Utara. Sopir taksi yang aku tumpangi sangat ramah dan sepertinya punya setumpuk cerita untuk dituturkan kepadaku. Sambil terkantuk-kantuk, sesekali aku menimpali ceritanya hanya dengan sekadar “Oh” atau “Iya” dan lebih banyak tertawa. Untuk mengimbangi percakapan, aku bertanya iseng […]

0 Shares

Continue reading →

Mengantar Bantuan, Menyasar Kejauhan

Warga menurunkan barang bantuan dari mobil. (Foto: Kandi)

“Wah, masih jauuh! Dari sini ambil kanan, nanti luruuuus terus, ketemu pertigaan ke kiri. Terus masih lurus lagi. Nanti tanya orang aja lagi di sana,” seorang lelaki paruh baya menjawab pertanyaanku dengan cepat. “Masih jauh boi,” itu suaraku ketika sudah masuk kembali ke dalam mobil. “Udah tau gue, kedengeran kok jawaban bapak itu dari sini. […]

0 Shares

Continue reading →

Mewajibkan Hak Pilih

Seorang pemilih memasukan kertas ke kotak suara dalam pemilihan kepala daerah di Sulawesi Utara. (Foto: Kandi)

Judul note ini sepertinya kurang masuk akal. Pastilah isinya juga rancu antara hak dan kewajiban. Karena belakangan saya juga bingung dengan definisi hak dan kewajiban, khususnya terkait pemilihan umum legislatif kemarin, 9 April. Hari yang sepertinya paling menghebohkan karena tanggal itu telah menyebabkan orang yang tak saling kenal berdiskusi, bertengkar, saling memaki dan menghujat, merasa […]

0 Shares

Continue reading →

April Tanpa Cerita

Selepas isya rumahku makin penuh sesak. Salah seorang yang terlihat bertandang adalah sahabatku, Teguh Robiyanto namanya. Aku memanggilnya Tghe, seperti teman dia yang lain. Sebaliknya, dia tidak menyapaku dengan Kandi sebagaimana teman lain menyebutku. Panggilan untukku darinya berbeda dan cenderung aneh, seaneh dan seunik kelakuannya. Tapi jangan tanya soal ketulusan dan loyalitas persahabatan yang sampai […]

0 Shares

Continue reading →