September 11, Four Years Ago

Langit terang khas Ramadhan. Warna pagi juga begitu cerah ketika aku melihatnya bangun dari tidur sekira pukul 9. Aku sedang duduk di depan komputer pentium tiga yang dibeli mama untuk keperluan skripsiku. Baris-baris kalimat untuk resensi novel yang aku baca dalam satu minggu sudah memenuhi layar komputer. Aku masih membacanya berkali-kali, mengedit, dan menyimpannya ketika […]

0 Shares

Continue reading →

We Used To…

I used to be not alone in this room We used to talk each other before had a nap You used to get massage on my shoulder or hand We used to.. I used to be tough We used to share the main things prior to have a sleep You used to give your ears […]

0 Shares

Continue reading →

Ini Rindu, Bukan Sesal

K: Iiiihhh… Temen-temen lo tuh pada nge-add gue di Friendster. L: Hahaahhaahh… Iya, temen-temen gue bilang, kata-kata di profile gue keren. Gue bilang aja lo yang bikinin. Terus, mereka pada nanya, yang suaranya mirip elo itu ya? Gue bilang gak. Bukan! Tapi mereka pada ngotot kalo suara kita, ketawa kita, mirip. Tulalit! K: Terus, terus, […]

0 Shares

Continue reading →

Surat Untuk Adik

Lorong-lorong bangsal Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (UKI) nampak sibuk, sementara hujan turun deras. Suster jaga, dokter, dan keluarga pasien hilir mudik sesuai kepentingannya sendiri. Antrian terlihat di loket pendaftaran, kasir, dan Farmasi Fakultas Kedokteran (FK) UKI. Aku, bagian dari mereka hari ini, sebelum Sabtu nanti aku harus kembali lagi. Rumah sakit ini, selalu menyenangkan […]

0 Shares

Continue reading →

Mesjid Komplek Polri

Aku menghirup udara sejuk malam itu dengan syukur. Langkahku tergesa menuju Mesjid Al-Muttaqien di Komplek Polri, Pengadegan. Berjalan kaki, 10 menit aku tiba di sana. Lama aku tak singgah di mesjid masa kecilku ini. Sebenarnya, persis di belakang rumahku ada mesji juga. Meski jaraknya hanya 3 menit berjalan kaki dari rumah, tapi aku jarang sekali […]

0 Shares

Continue reading →