September 11, Four Years Ago
Langit terang khas Ramadhan. Warna pagi juga begitu cerah ketika aku melihatnya bangun dari tidur sekira pukul 9. Aku sedang duduk di depan komputer pentium tiga yang dibeli mama untuk keperluan skripsiku. Baris-baris kalimat untuk resensi novel yang aku baca dalam satu minggu sudah memenuhi layar komputer. Aku masih membacanya berkali-kali, mengedit, dan menyimpannya ketika […]
Continue reading →


