Jalan Itu

Saya menyusuri jalan itu. Lagi. Selalu. Kali ini dengan menekan rasa sedih. Karena, setiap kali melewati jalan itu, saya masih bergidik. Ingin menyesal, meratap, tapi bapak saya bilang, “Kita orang beriman, Neng. Ini semua takdir. Gak ada yang salah dan jangan ada yang disesalkan.” Ya. Bapak benar. Meski kelopak mata saya tidak bisa menahan laju […]

0 Shares

Continue reading →

Lapang di Sana

Aku masih berdesakkan di dunia fana ini Kamu sudah tentram di sana Mungkin kamu tengah menonton drama seri kehidupanku Ingatkan aku adikku Ingatkan aku dari tempat kamu melihatku sekarang Aku sering lalai Bahkan untuk menjagamu pun aku luput Aku rasa tidak ada penyesalan yang paling dalam selain Luput menjagamu Aku tak kuasa mengulang waktu Pun […]

0 Shares

Continue reading →

Berkenalan dengan Maut

Aku menyambangi kebusukan di tempatnya. Dia tak memanggilku! Itu atas inisiatifku sendiri. Tak mengerti aku bagaimana mulanya. Hanya ujug-ujug, aku sudah berada dalam cengkeramannya. Sebenarnya, aku masih bisa lari, karena tak mungkin menghilang dari sini. Tapi kalau lari, aku khawatir kesandung, karena jalan di depanku begitu licin. Aku juga tak tahu, kenapa begitu sulit menghindar […]

0 Shares

Continue reading →